Financial Management - Resolusi 2019

Tips Sukses untuk Resolusi Keuanganmu di Tahun 2019

Bergantinya tahun baru membuat setiap orang membuat serangkaian resolusi untuk satu tahun ke depan. Dari sekian banyak resolusi, jangan lupa sisipkan rangkaian resolusi keuangan di tahun baru nanti. Hal ini diperlukan untuk manajemen keuangan yang lebih baik dari sebelumnya. Di sini, Ethis ingin memberikan beberapa tips untuk resolusi keuangan 2019 teman-teman. Berikut 4 tips untuk resolusi barumu!

Miliki rekening khusus untuk menabung

Tabungan khusus sangat ampuh untuk memisahkan uang yang ingin kita tabungkan dengan uang yang ingin digunakan. Salah satu jurus yang paling banyak digunakan bagi orang-orang yang ingin mengamankan uang tabungannya. Kalau kamu belum sempat mengasingkan uang tabungan, mungkin 2019 menjadi waktu yang cocok untuk memulainya.

Ssst… satu bocoran lagi buat temen-temen, usahakan memiliki rekening yang tidak terkoneksi dengan mobile atau internet banking (kalau kamu adalah pengguna aktif mobile atau internet banking). Karena di zaman yang serba internet ini, kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan transaksi online. Nah, kalau rekening kamu terhubung dengan internet atau mobile banking, sudah pasti ada saja celah untuk mengeluarkan uang dengan lebih mudah.

Jangan tunda investasimu lagi

Di zaman sekarang ini, sudah tidak ada alasan lagi untuk menunda hal yang baik. Sudah banyak contoh baik yang telah dilakukan oleh sekian orang di lingkungan kita dengan memanfaatkan internet. Begitu juga dengan investasi. Ada banyak tawaran investasi mudah dengan jumlah uang berapapun yang kamu mampu. Tinggal memilih mau investasi yang seperti apa.

Read More: Investasi Cyrptocurrency vs Investasi Crowdfunding

Kalau kamu masih ragu untuk memulai investasi secara online, kamu bisa mempelajari investasi yang seperti apa yang aman dan hadir di Indonesia. Sangat disarankan yang telah memiliki lisensi untuk beroperasi di Indonesia. Jika kamu telah mempelajari, maka kamu bisa memulai investasi secepatnya. Jangan tunda lagi, karena semakin cepat memulai maka akan semakin cepat kamu mendapatkan untung dan mempelajarinya untuk lebih cakap dalam investasi.

Saatnya pindah ke keuangan syariah

Masih ga percaya keuangan syariah lebih dari untuk menghindari harta riba? Ada banyak manfaat yang kita dapatkan dari keuangan syariah. Salah satunya adalah penggunaan akad yang jelas sehingga tidak mengandung unsur gharar ketika menyimpan uang pada sebuah institusi keuangan. Sifatnya yang transparan juga memberikan perasaan puas kepada nasabahnya. Juga, pembagian hasil yang adil tanpa memberatkan satu belah pihak dari yang memberikan persetujuan atas transaksi. Untung dan rugi dibagi sama.

Read more: Dasar-dasar Keuangan Syariah

Ada banyak lagi manfaat selain yang disebutkan di atas. Pelajari lebih lanjut dasar-dasar keuangan syariah yang lebih mendalam sebelum menyetujui untuk mengaplikasikannya. Tunggu apa lagi? Mari pindah ke keuangan syariah yang insya Allah berkah dunia dan akhirat.

Buat dan taat ke anggaran keuangan

Perencanaan anggaran keuangan adalah satu hal yang seharusnya setiap orang miliki. Rencana tersebut sangat berguna untuk menentukan pengeluaran dan simpanan di masa depan. Nah, Ethis ada beberapa tips untuk membuat anggaran kamu setiap bulannya. Simak ya..

Dari semua pendapatan kamu setiap bulan, bisa kamu bagi dalam persenan seperti yang tertera dalam gambar. Perlu diketahui, pendapatan kamu bisa berasal dari gaji bulanan kamu, keuntungan bisnis/investasi kamu, atau bahkan uang tambahan dari orang tua (jika ada). Nah, dari semua itu kamu jumlahkan semua, lalu kamu bisa bagikan sesuai persenan (%) yang ditetapkan.

Financial-Management-resolusi-2019

Bagian utama yang Ethis sarankan adalah 32.5% untuk kebutuhan harianmu seperti makan, listrik, transportasi, cemilan, sewa rumah / kost dan lain-lainnya. Adajuga yang menjadi perhatian besar adalah kamu harus membatasi jika ingin berhutang dengan angka 35%. Angka tersebut berlaku jika kamu ingin membayar cicilan. Jadi, setiap bulannya kamu tidak melebihi angka tersebut dari pendapatan bulananmu. Tapi, ada baiknya jika kamu menghindari hutang dan cicilan, sehingga kamu bisa mengalokasikan dana tersebut ke bagian lainnya seperti kebuthan sehar-hari menjadi 50% atau infaq dan lainnya.

Lalu, kamu juga perlu menyimpan dana darurat (10%) untuk antisipasi kejadian diluar dugaan misalnya kecelakaan, sakit, atau kalau kamu kena tilang :D. Sama dengan dana darurat, kamu juga perlu menyisihkan 10% untuk tabungan atau investasi, supaya keuangan kamu juga tetep growing dan sambil belajar bagaimana dan apa yang harus diperhatikan untuk menjadi investor. Yang terakhir, jangan lupakan infaq/sedekahmu, paling tidak siapkan 2.5% dari gajimu untuk berbagi kebaikan kepada yang membutuhkan.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلا مِنْ ثَلاثَةٍ : إِلا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: (1) sedekah jariyah, (2) ilmu yang diambil manfaatnya, (3) anak shalih yang selalu didoakan orang tuanya.” (HR. Muslim, no. 1631).

Lalu, bagaimana dengan rangkaian resolusi keuanganmu?

 

Like